0
Nasrudin berlayar dengan kapal besar. Cuaca cerah menyegarkan, tetapi Nasrudin
selalu mengingatkan orang akan bahaya cuaca buruk. Orang-orang tak
mengindahkannya. Tapi kemudian cuaca benar-benar menjadi buruk, badai besar
menghadang, dan kapal terombang ambing nyaris tenggelam. Para penumpang mulai
berlutut, berdoa, dan berteriak-teriak minta tolong. Mereka berdoa dan berjanji untuk
berbuat sebanyak mungkin kebajikan jika mereka selamat.

"Teman-teman!" teriak Nasrudin. "Jangan boros dengan janji-janji indah! Aku melihat
daratan!"

Post a Comment Blogger

 
Top