0
Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal
sebagai orang kaya,dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun karena ia tidak
cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu per satu kawan-kawannya
pun menjauhinya.

Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Nasrudin. Bahkan pada
masa itu pun, kaum wali sudah sering [hanya] dijadikan perantara untuk memohon
berkah.

"Uang saya sudah habis, dan kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus
saya lakukan?" keluh pemuda itu.

"Jangan khawatir," jawab Nasrudin, "Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja
beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia."

Pemuda itu gembira bukan main. "Jadi saya akan segera kembali kaya?"

"Bukan begitu maksudku. Kalu salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu
lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman."

Post a Comment Blogger

 
Top