0
Nasrudin meminjam periuk kepada tetangganya. Seminggu kemudian, ia
mengembalikannya dengan menyertakan juga periuk kecil di sampingnya. Tetangganya
heran dan bertanya mengenai periuk kecil itu.

"Periukmu sedang hamil waktu kupinjam. Dua hari kemudian ia melahirkan bayinya
dengan selamat."

Tetangganya itu menerimanya dengan senang. Nasrudin pun pulang.
Beberapa hari kemudian, Nasrudin meminjam kembali periuk itu. Namun kali ini ia
pura-pura lupa mengembalikannya. Sang tetangga mulai gusar, dan ia pun datang ke
rumah Nasrudin,

Sambil terisak-isak, Nasrudin menyambut tamunya, "Oh, sungguh sebuah malapetaka.
Takdir telah menentukan bahwa periukmu meninggal di rumahku. Dan sekarang telah
kumakamkan."

Sang tetangga menjadimarah, "Ayo kembalikan periukku. Jangan belagak bodoh. Mana
ada periuk bisa meninggal dunia!"
"Tapi periuk yang bisa beranak, tentu bisa pula meninggal dunia," kata Nasrudin,
sambil menghentikan isaknya

Post a Comment Blogger

 
Top