0

Saya pernah mendengar acara televisi dimana seseorang bertanya kepada ustadzah? Katanya sholat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Lalu ustadzah menjawab dalam al qur’an Allah menggunakan kata aqimussholata dirikanlah sholat bukan laksanakanlah sholat. Jika orang yang sholat masih melakukan perbuatan keji dan mungkar berarti ia masih sebatas melaksanakan sholat bukan mendirikan sholat.

Sahabat mungkin akan bertanya, terus bagaimana cara kita mendirikan sholat?  Jawaban pertanyaan ini mungkin dapat kita gali dalam ayat-ayat al qur’an. Yang pertama ayat al qur’an yang berbunyi aqimissholata lidzikri (dirikanlah sholat untuk mengingat-Ku). Dalam ayat lain Allah juga berfirman yang intinya  kita disuruh untuk selalu ingat kepada-Nya. Allah menyuruh mendirikan sholat, mendirikan bisa berarti menjaga. Jadi dengan kata kata lain kita disuruh untuk selalu ingat kepada-Nya. Bukan saja diwaktu sholat tapi di setiap waktu dan tempat. Baik disaat duduk atau berdiri, disaat siang atau pun malam. Kalo kita sudah bisa menerapkan ini insya Allah kita akan terhindar dari perbuatan keji dan mungkar.

Tidaklah mungkin seorang yang selalu ingat kepada Allah Berani berbuat keji dan mungkar. Kalaupun berbuat dosa itu masih dalam batas kewajaran artinya hanya melakukan dosa-dosa kecil karena fitrah manusia yang tak pernah luput dari salah dan lupa. Wallhu a’lam.......

Post a Comment Blogger

 
Top