Hidangan Untuk Baju (1)
Nasrudin menghadiri sebuah pesta. Tetapi karena hanya memakai pakaian yang tua
dan jelek, tidak ada seorang pun yang menyambutnya. Dengan kecewa Nasrudin
pulang kembali.
Namun tak lama, Nasrudin kembali dengan memakai pakaian yang baru dan indah. Kali
ini Tuang Rumah menyambutnya dengan ramah. Ia diberi tempat duduk dan
memperoleh hidangan seperti tamu-tamu lainnya.
Tetapi Nasrudin segera melepaskan baju itu di atas hidangan dan berseru, "Hei baju
baru, makanlah! Makanlah sepuas-puasmu!"
Untuk mana ia memberikan alasan "Ketika aku datang dengan baju yang tadi, tidak ada
seorang pun yang memberi aku makan. Tapi waktu aku kembali dengan baju yang ini,
aku mendapatkan tempat yang bagus dan makanan yang enak. Tentu saja ini hak
bajuku. Bukan untukku."
dan jelek, tidak ada seorang pun yang menyambutnya. Dengan kecewa Nasrudin
pulang kembali.
Namun tak lama, Nasrudin kembali dengan memakai pakaian yang baru dan indah. Kali
ini Tuang Rumah menyambutnya dengan ramah. Ia diberi tempat duduk dan
memperoleh hidangan seperti tamu-tamu lainnya.
Tetapi Nasrudin segera melepaskan baju itu di atas hidangan dan berseru, "Hei baju
baru, makanlah! Makanlah sepuas-puasmu!"
Untuk mana ia memberikan alasan "Ketika aku datang dengan baju yang tadi, tidak ada
seorang pun yang memberi aku makan. Tapi waktu aku kembali dengan baju yang ini,
aku mendapatkan tempat yang bagus dan makanan yang enak. Tentu saja ini hak
bajuku. Bukan untukku."









Post a Comment Blogger Facebook