Hidangan Untuk Baju (2)
Nasrudin menghadiri sebuah pesta pernikahan. Dilihatnya seorang sahabatnya sedang
asyik makan. Namun, di samping makan sebanyak-banyaknya, ia sibuk pula mengisi
kantong bajunya dengan makanan.
Melihat kerakusan sahabatnya, Nasrudin mengambil teko berisi air. Diam-dian, diisinya
kantong baju sahabatnya dengan air. Tentu saja sahabatnya itu terkejut, dan
berteriak,
"Hai Nasrudin, gilakah kau ? Masa kantongku kau tuangi air!"
"Maaf, aku tidak bermaksud buruk, sahabat," jawab Nasrudin, "Karena tadi kulihat
betapa banyak makanan ditelan oleh kantongmu, maka aku khawatir dia akan haus.
Karena itu kuberi minum secukupnya."
asyik makan. Namun, di samping makan sebanyak-banyaknya, ia sibuk pula mengisi
kantong bajunya dengan makanan.
Melihat kerakusan sahabatnya, Nasrudin mengambil teko berisi air. Diam-dian, diisinya
kantong baju sahabatnya dengan air. Tentu saja sahabatnya itu terkejut, dan
berteriak,
"Hai Nasrudin, gilakah kau ? Masa kantongku kau tuangi air!"
"Maaf, aku tidak bermaksud buruk, sahabat," jawab Nasrudin, "Karena tadi kulihat
betapa banyak makanan ditelan oleh kantongmu, maka aku khawatir dia akan haus.
Karena itu kuberi minum secukupnya."









Post a Comment Blogger Facebook